News

Sekretaris Komisi Fatwa MUI Sulsel Hadiri Maulid Nabi di Mapolda Sulsel

Makassar, muisulsel.com – Hampir seluruh instansi baik dari pemerintahan maupun dari TNI POLRI berama-ramai melaksanakan acara Maulid Nabi, walaupun ada yang mengadakannya secara luring maupun daring.

Sekretaris Komisi Fatwa MUI Sulawesi Selatan Dr. KH. Syamsul Bahri, Lc., MA mewakili Ketua Umum MUI Sulsel hadir dalam acara Maulid Nabi tingkat Mabes Polri secara virtual yang dilaksanakan di Aula Mappaoddang Polda Sulsel.

Kegiatan dirangkaikan juga dimana Polri telah mencanangkan program Pembinaan Minset dan Culture untuk seluruh anggota polri yang ada di Indonesia.

Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo memberikan sambutan pada peringatan Maulid Nabi saw

Acara Maulid yang dilaksanakan oleh Mabes Polri yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Sigit Prabowo dan diikuti oleh 34 Polda seluruh Indonesia dan 200 Polres yang diadakan secara virtual dengan mengangkat tema Keteladanan dan Kepemimpinan Nabi Besar Muhammad SAW Diwujudkan dan Dicontoh untuk Mencapai Polri yang Presisi.

Dalam sambutan Kapolri mengatakan bahwa perlunya ikhtiar yang besar dan kerja keras dalam menghadapi tantangan secara global dan keteladanan akhlak. “Bangsa kita ini menghadapi tantangan yang besar dampak dari perubahan global terutama dalam dampak perang Rusia-Ukraina, maka Polri juga berupaya dalam berbenah diri dan berusaha agar lebih kuat dan lebih baik lagi dengan istilah upaya menjadi emas 24 karat yang tentunya hal itu bisa tercapai dengan kerja keras dari seluruh jajaran polri,“ ungkap mantan Kapolda Metro Jaya ini.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo didampingi Gus Muwafiq saat wawancara dengan media

Hikmah Maulid yang dibawakan oleh KH. Ahmad Muwafiq l menceritakan bahwa umat manusia seluruhnya akan kembali kepada Allah swt. “Manusia ini sebenarnya adalah makhluk pendatang atau alien di bumi ini sebab manusia sebenarnya adalah penduduk surga. Oleh karena makhluk mulia, ia menjalani proses yang panjang sejak dari bayi hingga dewasa dengan bimbingan sehingga nilai-nilai agama itu tertanam dalam benaknya karena akan kembali kepada Rab-nya,” ulasnya.

Ia pun menambahkan agar kedepannya Kapolri tidak hanya melaksanakan acara hikmah Maulid namun juga acara Isra Mi’raj dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Suatu hal yang sangat menarik dalam perayaan Maulid adalah pada seremonial ini pihak polri juga mengadakan nyanyian Islami an Nasyid yang indah dan berisi tentang pujian-pujian kepada Nabi beserta shalawat-shalawat yang dilakukan oleh para anggota polri. Paling menonjol dari acara tersebut adalah pembacaan ayat al Quran sebanyak tiga orang yang bacaannya sangat merdu dimana yang melantunkan ayat-ayat tersebut adalah seorang polisi yang berpangkat Kombes dengan suara yang bertaraf internasional sehingga membuat Gus Muwafiq dibuat terkagum-kagum dengan lantunan ayat itu.

Hal ini tentunya menjadi suatu image untuk membantah pada masyarakat bahwa di jajaran Polri itu tidak bisa melantunkan ayat Alquran. Semua itu menjadi terbantahkan dengan penampilan-penampilan para anggota polri dalam perayaan ini.

Tampak hadir dalam perayaan Maulid di Mapolda Sulsel tersebut diantaranya Wakapolda Brigjen Patoppoi bersama seluruh jajarannya dimana Brigjen Patoppoi yang memimpin secara langsung perayaan tersebut, juga dihadiri oleh perwakilan dari Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama dan perwakilan Ormas-ormas lainnya. (NAP)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.