Kabar

DMI Sulsel Dukung dan Siap Sinergi MUI Sulsel Tangkal Radikalisme

KABAR, muisulsel.com — Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulsel HM Amien Syam beri dukungan penuh dan siap berkolaborasi untuk program Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel untuk menangkal faham radikaslisme.

Gubernur Sulsel pada masanya itu berharap MUI sebagai ormas ilama harus hadir untuk memberi penerangan kepada umat tentang ajaran Islam yang damai.

“Salah satu faktor adanya pemahaman radikalisme adalah kurangnya wawasan terhadap ajaran islam sehingga mudah terpengaruh dengan ajaran Islam yang menyimpang ini,” ujarnya di Makassar.

Ia juga menjelaskan di masa kepemimpinanya sebagai Gubernur Sulawesi Selatan pada 2003-2008 bekerjasama dengan MUI Sulsel untuk melalukan program pengentasan buta aksara Alquran. “Saat itu dihasilkan perda tentang program pengentasan buta aksara Alquran,” ucapnya.

Menurutnya, salah satu penyebab adanya faham radikaslisme adalah kurangnya minat baca dan belajar isi alqur’an. Kedepanya MUI Sulsel perlu terus melakukan penarangan secara intensif seperti program pembinaan alquran.

“MUI Sulsel ke depanya juga harus bekerjasama dengan semua ormas Islam, seperti Muhamadiyah, NU, Dewan Masjid dan ormas Islam lainya yang ada di Sulsel untuk berkolaborasi sehingga program pengentasan radikalisme bisa teratasi,” rincinya.

Radikalisme menurit Amin Syam, sebenarnya bukan hanya golongan Islam saja tapi ada di agama lain. Saat ini Fobia Islam semakin banyak karena adanya golongan Islam radikal yang menyebarkan faham kebencian dan kekerasan. Faham radikalisme ini juga membuat Islam sakin dibenci oleh keyakinan lain.

“Jika faham radikalisme ini tidak ditanggulangi dengan baik maka akan semakin banyak orang yang benci Islam padahal ajaran islama adalah agama cinta damai,” tegasnya.■ irfan

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.