MUI-Menjawab

Apa Rahasia Tujuh dan Lima Takbir Salat Id?

Assalamu’alaykum Warohmatullahi Wabarokatuh

Saya ingin menanyakan perihal apa rahasia 7 (tujuh) takbir pada rakaat pertama dan 5 (lima) takbir PD rakaat kedua dlm shalat ied?

Oleh warga 0851354020xxx

JAWABAN:

Pertanyaan ini mengarah pada falsafah takbir dalam shalat maka jawabannya ada dua:

Pertama dari sisi Fiqhi bahwa takbir dalam salat fardhu dan salat sunah itu dua takbiratul ihram dan intiqal.

Takbiratul ihram dilakukan di awal salat, sementara takbir intiqal adalah perpindahannya dari rakaat ke rakaat berikut. Dalam hal salat Ied fitri dan Ied adha ada takbiraatu al-zawaid (tambahan selain takbir ihram dan takbir Intiqal) merupakan hadis fi’liy dilakukan Nabi dengan riwayat beragam.

Menurut Imam Hanafi, tambahan di rakaat pertama hanya tiga kali takbir demikian juga di rakaat kedua hanya tiga kali takbir tambahan, berdasar sebuah riwayat hadis.

Imam Maliki dan Hanbali takbir tambahan masing masing enam takbir di rakaat pertama di luar takbir ihram, pada rakaat kedua masing masing dari dua mazhab itu jumlah takbirnya lima takbir. Hal ini juga didasari Hadis.

Imam Syafii berpendapat rakaat pertama tujuh takbir tambahan dan rakaat kedua lima takbir tambahan. Secara fiqhi ini tidak ada alasan kenapa jumlah harus tertentu jumlahnya karena ini adalah tauqifiy atau ketentuan digariskan oleh Nabi Miuhammad saw, tidak perlu ditanya kenapa jumlahnya tertentu yang jelas itulah ketentuannya.

Andai butuh jawaban dengan pertanyaan itu, bisa saja dikatakan rahasia tujuh sama dengan rahasia tujuh ayat al-Fatihah, jumlah hari, jumlah tawaf dan lain-lain. Walahsil, mencari jawaban hikmah sangat ditentukan oleh kapasitas dan hidayah dari Allah SWT, selama tidak ada yang bertentangan dengan ajaran Islam yang prinsipil.

Falsafah Takbir Ihram artinya takbir mengharamkan segala perbuatan yang tidak ada kaitannya dengan shalat. Adapun takbir intiqal adalah perpindahan gerakan shalat untuk memecah kebeningan dan imam harus mengeraskan suara, lalu zawaid semata mengikuti petunjuk Nabi. Demikian pula, salam kanan kiri di akhir salat adalah salam tahlil secara filosofi artinya menghalalkan kembali gerakan selain gerakan salat.

Wallahu a’lam.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.